Lullaby : Letter To My Best Friend

My Picture

I'm short girl who has short hair and glasses. I'm fourteen going on fifteen years old. I live at small city in Indonesia. I love reading, eating, and ice cream. Leave a greeting in my chat box. Simple, unique, and weird.

More about me»




Hey, my beloved best friend. There's a letter to you. I had made it. I hope you knew about my opinion. I can't told you the truth because I didn't have bravery to told you about this. Read this carefully please! And if don't like my opinion, you can complaint to me to delete this letter.







Dear my beloved friend...

Don't be sad, dear. Jangan sedih hanya gara-gara cowok itu.
He's really stupid guy. Teganya dia membuat kamu menangis semalaman hingga membuat matamu yang indah itu sembab. Tak pernahkah ia (cowok itu) tau kalau kamu jarang sekali menangis untuk cowok. Dan yang utama kamu itu jarang sekali perhatian dengan cowok. Hingga perhatian kamu untukku pun semakin berkurang dengan kehadiran cowok itu. Dan ia (cowok itu) pun malah sia-siakan kamu? What the f**k!

Oh, my lovely friend. Kamu yakin kalau ia (cowok itu) masih suka sama kamu? Hanya karena dia sering curi-curi pandang kepadamu bila kamu lewat? Yang benar saja! Jangan jatuh pada lubang yang sama. Ia (cowok itu) menyakitimu hanya untuk mendapatkan gadis populer yang kaya dan rupa cantik itu? Padahal ia (cowok itu) sudah dekat denganmu yang mempunyai hati mulia dan rupa manis. Sangat jauh perbedaanya...

Apakah ia (cowok itu) tak tahu apa saja yang telah kamu perbuat untuknya? Itu pun termasuk kamu tak pernah mendengar ocehanku karena kamu terlalu memperhatikannya. Huff.... paling benci bagian itu, kamu sering tak mendengarku berbicara serasa menjadi orang gila di keramaian anak. Ia (cowok itu) pasti tahu bagaimana perasaanmu padanya. Ia (cowok itu) tidak mungkin buta oleh besarnya perhatianmu yang menggebu-gebu. Tapi, ia (cowok itu) tidak peduli padamu. Itu sudah merupakan sebuah pertanda.

Ayolah, tunjukkan senyum termanismu kembali. Jangan sampai ia (cowok itu) bersenang-senang diatas penderitaanmu. Bangkitlah!! Kamu mempunyai banyak pendukung yang selalu mensuportmu! Tunjukkan padanya (cowok itu) kalau kamu bukan cewek yang gampang dimainin. Kamu itu cewek yang optimis dan CUEK. Jangan terpengaruh akan hal buruk yang ia (cowok itu) lakukan padamu. Bantai saja ia (cowok itu) dengan sikapmu yang tak perduli apa yang sudah ia (cowok itu) lakukan padamu. Buat dia kagum dan memohon-mohon padamu. Emang dia (cowok itu) yang memegang kendali atas dirimu??Bukan, kamulah yang harus memegang kendali atas dirimu sendiri. Kamu yang berani memulai, kamu juga harus berani menanggung akibatnya dan mengakhirinya dengan kemenangan di tangamu itu.


Love,

Ocha


Ok, that's my opinion.
How do you feel about it? Tell me about your feeling after read my opinion. Maybe, your feel and reason will change my mind.
2 komentar:
Anonymous

"How do you feel about it? Tell me about your feel after read my opinion. Maybe, your feel and reason will change my mind."

Kayaknya harus ada pembetulan deh.
>> How do you feel about it? Tell me about your feeling after read my opinion. Maybe, your feeling and reason will change my mind. <<
-Mungkin gitu-

Btw, I know it's not for me.. Cause I don't really care with boys except SUPER JUNIOR..

P.S.: Of course you'll know who write it..

Oho.... terima kasih atas koreksinya...
Tentu bukan untuk kamu dong... Walaupun kamu lebih tua dari aku tapi jiwa kamu lebih muda dari aku. Hehehehe,.,.,.

Don't get close to me, but do not go far away.

FemInd Bloggers

Chat With Me

Search This Blog

Loading...

Follow Me